Break Dulu Ah!

Sumber Gambar : ebook.studiokita.net
Menjelang hari raya Idul Fitri atau biasa kita sebut lebaran, sering kita melihat banyak motor ataupun mobil lalu lalang di jalan tidak seperti hari biasanya. Mereka rata-rata membawa perbekalan yang banyak dengan mengangkut pula anggota keluarga. Mereka rela berdesak-desakan di dalam bus atau kereta. Rela dan sabar menunggu antrian di depan loket pembelian karcis. Apa yang biasa kita lihat tersebut oleh masyarakat Indonesia disebut MUDIK.
Mudik adalah perjalanan seseorang menuju ke kampung halaman. Mereka berkunjung dalam rangka silaturahmi bertemu dengan orangtua dan sanak famili. Mudik memang biasa terjadi saat menjelang lebaran, tetapi sebenarnya ini bukanlah budaya islam. Mudik merupakan murni tradisi bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai kekerabatan. Walaupun mudik bukan tradisi islam namun hal ini tidak bertentangan dengan agama islam.
Intisari mudik adalah menjalin silaturahmi dan silaturahmi di dalam islam sangat dianjurkan agar tercipta ukhuwah islamiah dan perdamaian. Allah SWT Maha Pengasih dan Maha Penyayang, maka selayaknya manusia pun dapat memiliki sifat penyayang dan pengasih.
Mari kita luruskan niat mudik kita semata-mata mengharap ridho Allah SWT dengan menebar kasih sayang kepada orangtua, nenek, kakek dan sanak saudara. Jauhkan sifat sombong lagi membanggakan diri. 
Selamat Mudik dan Berlebaran. 
Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Sampai Jumpa lagi dengan Pak Estu tanggal 12 September 2011, Insya Allah

2 Replies to “Mudik Yuk!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *